Mistikus Cinta

0

Diriwayatkan, ada sesorang pencuri pada masa bani Israil, dan ia telah merampok selama empat puluh tahun. Maka datanglah Nabi Isa sedangkan di belakang beliau ada pula seorang ahli ibadah di kalangan bani Israel dari golongan Hawariyyin, maka berkatalah pencuri itu dalam hatinya, “Ini adalah Nabi Allah dan di samping beliau ada sahabatnya yang ahli ibadah, jika aku turun bersama mereka, maka aku menjadi ketiganya dari mereka".

Maka turunlah pencuri tersebut dan hendak menggabungkan diri dengan mendekati sang Hawariyyin dengan cara menghina dirinya sendiri dan memuliakan sang Hawariyyin dengan berkata pada dirinya sendiri, "Orang sepertiku tidaklah pantas berjalan berdampingan dengan orang yang ahli ibadah ini". Dan sang Hawariyyin merasa sesuatu dalam dirinya dan ia berkata dalam hatinya, "Orang jelek ini berjalan di sampingku". Maka ia merapatkan dirinya dengan Nabi Isa dan berjalan di samping Nabi Isa, sedangkan si pencuri tetap berjalan di belakangnya. Maka Allah memberikan wahyu kepada Nabi Isa , “Katakan kepada keduanya agar mereka mengulang semua amal mereka karena sesungguhnya telah terhapuslah semua amal mereka sebelumnya. Adapun Hawariyyin telah terhapuslah amal baiknya disebabkan ia ujub kepada dirinya sendiri. Dan adapun yang satunya lagi (si pencuri), juga telah terhapuslah keburukannya disebabkan ia telah menghinakan dirinya sendiri”. Maka Nabi Isa menginformasikan kepada keduanya akan hal tersebut dan pencuri itu menggabungkan diri dengan beliau Nabi Isa dan dijadikan dia sebagai sahabatnya. (Ihya 'Ulumiddin, Imam Ghazali)


https://mistikus-sufi.blogspot.co.id/p/donasi.html
Visit Donasi Mistikus Cinta

Anda sedang membaca Akibat Sifat Ujub Pada Diri. Diizinkan copy paste untuk dipublikasikan: Akibat Sifat Ujub Pada Diri, namun jangan lupa untuk meletakkan link posting Akibat Sifat Ujub Pada Diri dari Blog Mistikus Cinta sebagai sumbernya. Silahkan Liked - Follow FB Fanpage Mistikus Cinta | Follow Twitter @Mistikus_Sufi | Ikuti dan Share Channel Telegram @mistikuscinta | Silahkan kunjungi Ensiklopedia Sufi Nusantara, klik: SUFIPEDIA.Terima kasih.


Sebarkan via LINE - WA:

Post a Comment Blogger Disqus

Komentar diseleksi terlebih dahulu sebelum ditampilkan.

 
Top