Mistikus Cinta

0
Yang dimaksud Ilmu Titik Ba itu ialah ilmu Ma'rifatullah dan ilmu ini bukan ilmu yang sembarangan didapat. Ada syaratnya ada gurunya ada usahanya.

Bukan dengan cara membaca ilmu hakikat lalu kita telah ma'rifat itu namanya masih meraba bukan merasa.

Tulisan saya ini tidak akan sampai membuatmu kehadiratNya itu hanyalah washilah yang sebatas kepada kefahaman saja tanpa engkau merasakan atau tenggelam didalamNya.

Ilmu ma'rifat ialah ilmu yang pernah Allah ajarkan dahulu tatkala kita masib berada di "Alam Syahadah" yaitu alam sebelum alam rahim ibu.

“Kuntu kanzan makhfiyyan wa ahbabtu an u’rafu fa khalaqtu al-khalq li ya’rifuni”

(Aku ialah khazanah yang tersembunyi, dan Aku ingin dikenal, maka Kuciptakan makhluk untuk mengenal-Ku).

Namun ilmu ini terlepas saat kita terlahir kedunia, dan musti kita cari kembali sebelum meninggal dunia. Ilmu yang wajib kita pelajari untuk sampai ke hadiratNya, yaitu Ilmu Hakikat dan Makrifat.

Firman Allah dalam Al-Quran:
“Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku. (Mengenal-Ku)” (QS. Adz-Dzariyaat 51: 56)

Seluruh isi kandungan Kitab Al-Qur'an itu terangkum dalam Surat Alfatihah, dan rangkuman Alfatihah itu ada di Bismillah, dan seluruh rangkuman Bismillah itu terangkum didalam "Titik" didalam Ba.

Misalkan air laut dijadikan tinta, dan daun-daun diseluruh jagat ini dijadikan kertasnya, masih belum cukup untuk menuliskan ilmu Allah.

Ilmu Allah itu luas, engkau tidak akan pernah bisa menyelami semua ilmuNya karena keluasanNya, yang harus engkau lakukan saat ini hanyalah perlu memahami satu titik saja untuk memahami keluasanNya, di titik Ba itu.

Sayyidina Ali berkata:
“Aku adalah titik di bawah huruf Ba pada Basmalah”.

Huruf Ba tanpa Titik ibarat Dzattul Haq Allah yang sudah ada ketika segala sesuatunya belum ada atau belum diciptakan yang selanjutnya karna Dzattulhaqq inilah tercipta Alam semesta atau tercipta segala sesuatunya menjadi ada.

Tanda titik didalam huruf Ba itu berjumlah satu, misalnya titik itu diberikan pada huruf Nun, bentuk huruf nun sama dengan huruf Ba kecuali beda letak titik. Bila titik disimpan diatas, maka disebut Nun. Bila disimpan dibawah, maka disebut Ba.

Sebelum Dia menciptakan Alam semesta, lebih dahulu Dia menciptakan kalam. Kalam tersebut diperintahkan oleh-Nya untuk mencatat semua khazanah-Nya. Titik Nun melambangkan khazanah yang tersembunyi itu (kuntu kanzan makhfiyyan).

Titik Nun lalu diturunkan sehingga dia tidak lagi dilingkupi oleh sebuah wadah. Ketika itu nun berubah menjadi Ba, dengan tujuan agar khazanah-Nya dapat dikenal (wa ahbabtu an u’rafu). Setelah itu, Allah menciptakan makhluk (fa khalaqtu al-khalq), sehingga Dia dapat dikenali.

Dikatakan oleh para sufi bahwa Allah menyimpan semua ilmu pada huruf Ba dalam ungkapan yang berbunyi:

"Bi Kana Wa Ma Kana. Bi Yakunu Wa Ma Yakunu. Fa Wujudul ‘Awalimi Bi"

Artinya: "Hanya dengan izin-Ku segala sesuatu yang telah ada itu dapat terwujud, dan hanya dengan izin-Ku sajalah semua yang akan ada dapat terwujud."

Atau sederhananya.

"BI KANA MA KANA, BI YAKUNU MA YAKUNU, FAWUJUDUL AWALIMI BI" (Dengan AKU ada apa saja yang telah ada dan dengan AKU akan ada apa saja yang akan ada maka semua alam ini adalah denganKU)

1. Bi kana ma kana 
Maksudnya: BersamaKU ada apa yang telah ada. apa yang telah ada? Nur Ala Nur  (Nurullah) kemudian di ikuti dengan..

2. Bi kanu ma yakunu 
Maksudnya: BersamaKU akan ada apa saja yang akan ada. Apakah yang akan ada? Nur Muhammad, Asal Kejadian atau hakikat Muhammad yang berasal dari Wujud, Ilmu, Nur, Shuhud.

Yakni asal Wujud daripada Dzat, asal Ilmu daripada Sifat, asal Nur Daripada Asma dan asal Shuhud daripada Af’al yang semuanya asal daripada Allah. Lalu kepada..

3. Fa wujudul ‘awalimi bi 
Maksudnya: Adanya sekalian alam ini adalah denganKU.
Sehingga dengan demikian lebih jelasnya bahwa wujud alam dan seluruh isinya hanyalah karena izin Allah dan hakikat segala perwujudan ini adalah atas nama Allah belaka.

Semua itu, menandakan bahwa Allah berkenan bahkan senang apabila perbuatan, nama-nama, dan sifat-sifat-Nya dikenal oleh manusia. Jadi, titik Ba pada bismillah merupakan pintu gerbang dan sekaligus gudang yang menyimpan segala khazanah-Nya.

Sesungguhnya ilmu titik Ba itu adalah ilmu yang mengajarkan bagaimana cara memindahkan titik yang berada di luar diri dipindahkan ke dalam diri sehingga titik itu menjadi Cahaya bagi diri.

Hal ini diisyaratkan didalam surat Al Fatihah yang diawali dengan huruf Ba dan diakhiri dengan huruf Nun.

Ba titik di luar.
Nun titik di dalam.

Intinya kita harus menjadikan titik yang diluar itu menjadi titik di dalam seperti dalam titik nun.

Ba bashar melihat memandang dengan Nun Nur Allah.

Untuk menuju Nun dengan cara ...?

Mujahadah, muraqabah, muhasabah, musyahadah sehingga bisa memahami Wujud, Ilmu, Nur, Shuhud dan sampai kepada Hakikat dan Ma'rifatullah.

Silahkan mencari guru yang mursyid arifbillah kammil mukammil.. untuk mengajarkan Ilmu titik Ba (Ma'rifatullah).

Wallahu a'lam



https://mistikus-sufi.blogspot.co.id/p/donasi.html
Visit Donasi Mistikus Cinta

DMCA.com
Anda sedang membaca Mencari Ilmu Titik Ba. Diizinkan copy paste untuk dipublikasikan: Mencari Ilmu Titik Ba, namun jangan lupa untuk meletakkan link posting Mencari Ilmu Titik Ba dari Blog Mistikus Cinta sebagai sumbernya, apabila tidak mau menyebut sumber dari BLOG. Mohon jangan COPAS. Jika menurut anda artikel ini bermanfaat mohon bantu share. Untuk menyambung tali silaturahmi silahkan Liked FB Fanpage Mistikus Cinta - Follow Twitter @Mistikus_Sufi - Ikuti dan Share Channel Telegram @mistikuscinta. Terima kasih.

Post a Comment Blogger Disqus

Komentar diseleksi terlebih dahulu sebelum ditampilkan.

 
Top