Mistikus Cinta

0
Kembalilah pada Tuhan, karena manusia

adalah serpihan-Nya, itulah Tuhan, yang lain tiada,

Dia, yang ditandai dengan Mim(1), Ayu(2) dan kesucian,

Dia yang menyatakan Diri melalui kalimat yang

terucap lewat bibir jiwa, juga melalui

mereka yang kata-katanya

tersumbat, terikat dengan apa yang dikatakanNya,

Jika jiwamu ragu, renungkanlah perkataan

sahabatmu, sehingga ia mengatakan perkataan

yang menghilangkan keraguan itu,

Dan Mim akan menunjukkan jalan menuju

pada-Nya, jalan-jalan yang sempit dan yang lapang, dan

Ayu, menemanimu melalui jalan-jalan yang jauh dan dekat.

(Muqatta'at 65 Diwan Al Hallaj, halaman 129)

Apa Makna miim dan ain sehingga dapat menemukan Tuhan dan bertemu denganNya dan Mengapa ketika mencari Tuhan dibalik huruf alif dan nun maka tidak bisa bertemu dengan Nya?

Tafsir Miim:

Huruf miim merupakan Muhammad atau Ahmad, yang merupakan pintu menuju Ahad yang merupakan wahdaniyah Allah. Perbedaan antara Ahad dan Ahmad adalah huruf Arab Miim (Muhammad Rasulillah – penutup jalur risalah dan kenabian).

Miim juga berarti malakuti / keagungan / penguasaan atas seluruh langit bumi, ayat Kursi merupakan ayat yang mengandung banyak huruf miim didalamnya.

Huruf miim bernilai 40, 40 hari khalwat dengan ikhlas dengan mengamalkan surat Al Ikhlas dan ayat Kursi (ayat yang banyak mengandung huruf miim /sujud jadi sujud adalah cara menggapai keagungan). Juga surat Al Ikhlas di awali dengan qulhuwa allohu ahad. Jadi perwujudan Ahad di dunia adalah Ahmad, ketika manusia menjadi Ahmad maka merupakan tajalli/ penampakan sang Mahakuasa dalam diri manusia. Sekali lagi bedakan Ahmad dan Ahad terletak huruf miim.

Huruf miim membentuk, posisi sujud dalam shalat, sujud merupakan posisi kedekatan dengan Allah, bahkan sujud merupakan simbol dari wahdaniyah Allah. Metode untuk mendekat (muqorrobin/ kewalian) kepada Tuhan yang paling cepat adalah dengan sujud yang lama dalam Shalat. Dalam Hadits Qudsi Allah berfirman: ”Barangsiapa memusuhi waliku sungguh kuumumkan perang kepadanya, tiadalah hamba Ku mendekat kepada Ku dengan hal-hal yang fardhu, dan Hamba Ku terus mendekat kepada Ku dengan hal-hal yang sunnah baginya hingga Aku mencintainya, bila Aku mencintainya maka aku menjadi telinganya yang ia gunakan untuk mendengar, dan matanya yang ia gunakan untuk melihat, dan menjadi tangannya yang ia gunakan untuk memerangi, dan kakinya yang ia gunakan untuk melangkah, bila ia meminta pada Ku niscaya kuberi permintaannya….” (Shahih Bukhari Hadits No.6137).

Tafsir Ain, Yaa, Sin, Nuun, Aliif:

Huruf ain bermakna Sayidina Ali bin Abu Tholib merupakan pintu gerbang keilmuan. Sesuai hadits Nabi yang menyatakan bahwa Muhammad Rasulluloh adalah gudang ilmu dan Sayidina Ali adalah pintunya. Huruf ayn membentuk posisi rukuk dalam sujud, dalam riwayat asbabun nuzul quran ada ayat yang berkenaan dengan Ali bin Abu Thalib, yaitu orang yang rukuk kemudian dalam posisi rukuk dalam shalat melakukan sedekah berupa cincin. Inilah ayat Quran itu: Walimu hanyalah Allah, Rasul-Nya dan mereka yang beriman yang menegakkan salat, membayar zakat seraya rukuk. (QS. al-Mâ`idah: 55).

Kunci shalat yang merupakan adab tatakrama/ kepasrahaan total ila Allahu ada di rukuk / huruf ain, sujud / huruf miim adalah kedekatan (muqorobin- fana asma dan tajalli asma), barangsiapa tidak tahu adab (rukuknya) maka tidak layak untuk dekat (muqorobin). 

Huruf Ain bernilai 70.sedang huruf Ya bernilai 10 dan huruf Sin bernilai 60. jadi secara matematis yaitu 70(ain)= yaa(10)+sin(60) jadi Ya + Seen = Ain merupakan Quran dalam surat 36 adalah surat Ya Siin. ayat ke 58 dari surat Yasin adalah Salaamun Qawlam Mir Rabbir Raheem. Jadi 5+8=13, posisi huruf ke 13 dalam abjad Arab adalah huruf Miim / Sujud. Jadi untuk mengerti Ain / rukuk kita harus mengerti tafsir huruf Yaa dan Tafsir huruf Sin. Dengan mengerti Yaa dan Sin kita akan sampai kepada Sayidina Ali bin Abu Tholib.

Bernilai 50 dalam numerology Arab.

Tafsir huruf INSAN, memiliki 2 huruf nun merupakan simbol alam dunia / jasad dan alam akhirat / ruh / jiwa. Ruh yang disucikan akan memperoleh Nur / surga sedangkan Ruh yang dikotori akan memperoleh Nar / neraka.

Tafsir Alif dan Nun

Penggambaran Simbolis Huruf dan Alif Nun merupakan lambang sebuah perahu (syariat) dan sebuah Jiwa / individu / personal mengarungi lautan / medan ujian, kayuh / sampan (membentuk huruf Alif) kiri kanan adalah wilayah pilihan manusia (sunnatulloh adalah qadha’ qadar baik buruk) yang telah ditetapkan oleh Allah arti simbol Alif. Individu yang sedang menaiki perahu (simbol Nun), sampan/kayuh adalah alat / pilihan yang akan mengerakkan jiwanya menuju 3 pilihan yaitu, pertama, arah perahu ke kiri berarti ashabul syimal / Nun menjadi Naar / neraka, kedua arah perahu ke kanan berarti ashabul yamin / Nun menjadi Nur/cahaya, ketiga arah perahu tidak ke kiri dan tidak ke kanan tetapi tengah berarti sabiqunal awwalun/ terdahulu mencapai tujuan – ini adalah golongan para pencinta yaitu menyembah karena kerinduan ingin bertemu dengan sang Khaliq – ini adalah jawaban isyarah tersembunyi dari Husain bin Manshur al Hallaj- yaitu para nabi:

Dengan simbol miim (arti bathinnya adalah sujud) yaitu Muhammad dan ain (arti bathinnya adalah rukuk) yaitu Sayidina Ali bin Abuthalib.

Huruf Nun Mengingatkan Kita juga kepada Zunnun/ Nabi Yunus as yang naik perahu di tengah lautan dan ditelan Ikan karena meninggalkan Kaumnya sebelum ada perintah dari ALLAH swt.

Zikir Zunnun / Nabi Yunus – doa keselamatan menghadapi medan ujian: wa dzan nuni idz dzahaba mughadziban fa dhanna an lan naqdiro alayhi fa nada fid dhulumati an laila antan subhanaka inni kuntu minadolimin fastajabna lahu wa najjaynahu minal ghammi wa kadzalika nunjil mukminina (QS. Anbiya: 87-88).

Kesimpulan:

Tafsir Yaa Sin akan membuka rahasia huruf `’MA” yaitu miim dan ain seperti yang dikatakan oleh Husain bin Mansur al Hallaj:

Quran dalam surat 36 adalah surat Ya Siin. ayat ke 58 dari surat Yasin adalah Salaamun Qawlam Mir Rabbir Rahiim.

“Rahasia Ketuhanan ada dalam diri manusia, agar manusia mampu menampakkan atau men-tajallikan Ketuhanan dalam dirinya maka perintah shalat (Rukuk, Sujud) adalah sarana ‘Manunggaling Kawula Gusti dan sodaqoh (menebarkan hasil usaha kebenaran / pengabdian masyarakat / agen perubahan / social agent) kepada sesama makhluk Tuhan (kesalehan sosial) yang merupakan perwujudan dari Salaamun Qawlam Mir Rabbir Rahiim”

Tafsir YaaSin adalah simbol manusia sempurna yaitu hamba yang mampu menampung rahasia Allah swt dan didalam sirr itu seorang penyembah dan disembah bertemu dan berdialog, ibarat sebuah pohon lengkap dengan pokoknya, cabangnya dan puncaknya. Imam al Baqir berkata: Maukah kamu akau beritahu pokok-pokok Islam, cabang dan puncaknya dan pintu kebaikan? Sulaiman bin Khalid berkata: Tentu, lalu jawab Imam al Baqir: Pokoknya adalah shalat, cabangnya adalah zakat, dan puncaknya adalah membela kaum tertindas dan menegakkan keadilan. Pintu kebaikan itu adalah:

1. Puasa merupakan perisai api neraka,
2. Sedekah itu menghapus dosa,
3. Shalat di malam hari untuk berzikir.

Tafsir Rukuk/Huruf Ain

Etika rukuk adalah meninggikan maqam rububiyahNya yang agung, mulia dan merendahkan maqam ubudiyah seorang hamba yang lemah, faqir dan hina. Rukuk adalah awal ketundukkan dan sujud adalah puncaknya. Yang melakukan rukuk dengan sempurna dan benar akan menemukan keselarasan pada sujud. Imam Shadiq berkata: ”rukuk yang benar kepada Allah adalah menghiasi dengan cahaya keindahan asma Nya. Rukuk adalah yang pertama dan sujud adalah yang kedua. Dalam rukuk ada adab penghambaan dan dalam sujud ada kedekatan/Qurb dengan Zat yang disembah. Simbol rukuk adalah hamba dengan hati tunduk kepada Allah, merasa hina dan takut di bawah kekuasaan-Nya. Merendahkan anggota badan karena gelisah dan takut tidak memperoleh manfaat rukuk.

Tafsir Sujud/Huruf Mim

Sujud merupakan puncak ketundukan dan puncak kekhusyukan seorang hamba, sebaik-baik wasilah taqarrub ila Allah, sebaik-baik posisi untuk mencapai cahaya-cahaya tajalli Asma Allah swt dan maqam Qurb denganNya. Nabi Saw bersabda: “lamakanlah sujudmu”, sebab tiada amal yang lebih berat dan paling tak disukai oleh syetan saat melihat anak Adam sedang sujud, karena dia telah diperintahkan sujud dan dia tidak patuh. Sujud merupakan sebab mendekatnya hamba dengan sang Khalik. Wahai orang yang beriman, mintalah pertolongan dengan sabar dan shalat, sesungguhnya Allah bersama orang yang sabar (QS. al Baqarah: 153).

Tafsir Salam/Huruf Yaa Sin

Salam adalah salah satu nama Allah. Arti Salam dari sisi Allah adalah keselamatan zat, sifat, perbuatan-Nya. Adapun Zatnya terpelihara dari kelenyapan, perubahan dan dari segala kekurangan. Salam dari sisi Hamba adalah doa, yaitu memohon keselamatan kepada Allah untuk orang yang kita ucapkan salam / selamat dari segala cobaan dan bencana dunia akhirat. Salam juga berarti ungkapan Kepasrahan/ ketundukan kepada Sunnatulloh (Quran Hadits). Menurut Imam Shadiq: “salam adalah orang yang melaksanakan perintah Allah dan melakukan sunnah Rasulillah dengan ikhlas (intinya Ahad dan Ahmad), juga selamat dari bencana dunia dan akhirat. Salam juga bermakna penghormatan kepada hamba yang sholih (assalamu alaina wa ala ibadilahis sholihin) dan malaikat pencatat amal.

Al Futuhat al Makkiyah, Karangan Ibnu Araby, merujuk empat perjalanan akal dalam bab 69 tentang rahasia-rahasia shalat sebagai perjalanan spiritual manusia. Perintah shalat 51 rakaat kepada Nabi Muhammad saw saat isro mi'roj: Tuhan memerintahkan hambaNya itu supaya setiap Muslim setiap hari sembahyang limapuluh kali. Kemudian untuk umatnya menjadi 17 rakaat wajib di lima waktu dan sisanya 34 rakaat menjadi sunah muakkad- qobliyah dan bakdiya. > Mulla Shadra dalam bukunya al Asfar al Arba’ah mengatakan:

“Ketahuilah bahwa para pesuluk diantara orang Arif / Irfan dan para Wali menempuh empat perjalanan akal:

Perjalanan makhluk kepada kebenaran –diskusi metafisika umum (min al khalq ila al Haq).

Pesuluk mempelajari dasar-dasar metafisika umum dan dalilnya. Pesuluk cenderung pada kajian semantik dan metafisika dasar terhadap firman Tuhan dalam Quran.

Perjalanan bersama kebenaran didalam kebenaran- pengalaman metafisika khusus dengan pengalaman pribadi (bi al Haq fi al Haq).

Pesuluk akan melihat sifat dan namaNya yang tertinggi baik nama yang mewujudkan rahmatNya dan murkaNya. Hukum nama-nama Allah ini di dalam kejamakannya akan mewujud di dalam diri pesuluk. Hal ini dikenal dengan makam wahidiyah atau tujuh substansi halus (lataif). Pesuluk akan mengalami rasa takut dan harapan (al khauf wa al raja).

Perjalanan dari Kebenaran menuju makhluk (min al Haq ila al al khalq).

Setelah mengalami fase peniadaan diri, pesuluk menerima karunia Tuhan dan kembali kepada kesadaran diri. Pesuluk menyaksikan penciptaan dan alam kejamakan dalam diri makhluk tetapi dengan mata yang lain, dengan pendengaran yang berbeda. Puncak perjalan ketiga membawa pesuluk menuju kesucian/Wilayah(kewalian).

Perjalanan bersama Kebenaran di dalam makhluk (bi al Haq fi al khalq).

Maqam penetapan hukum dan pembedaan dari baik dan buruk. Ini adalah derajat kenabian, penetapan hukum dan kepemimpinan atas umat manusia yang berhubungan dengan urusan-urusan mereka yang beragam dan berbeda-beda serta bagaimana mereka saling berinteraksi satu sama lain. seorang `arif tak akan benar-benar mencapai maqam spiritual tertinggi jika tidak memanifestasikan keimanan-puncak, yang telah diraihnya lewat dua perjalanan pertama, dalam bentuk concern sosial politik untuk mereformasi masyarakat dan membebaskan kaum tertindas dari rantai penindasannya. Tidak lain maqam penetapan hukum (legislatif) atau melibatkan diri dalam kemasyarakatan dan hubungan social, merupakan perwujudan penebaran salam kepada makhluk yaitu Salaamun Qawlam Mir Rabbir Rahiim yang merupakan inti tafsir Yaa Sin.


Jangan lupa dukung Mistikus Channel Official Youtube Mistikus Blog dengan cara LIKE, SHARE, SUBSCRIBE:




Anda sedang membaca Rahasia Huruf Mim [ م ] Dalam Tasawuf | Silahkan Like & Follow :
| | LIKE, SHARE, SUBSCRIBE Mistikus Channel
| Kajian Sufi / Tasawuf melalui Ensiklopedia Sufi Nusantara, klik: SUFIPEDIA.Terima kasih.
Sudah berapa lama Anda menahan rindu untuk berangkat ke Baitullah? Melihat Ka’bah langsung dalam jarak dekat dan berkesempatan berziarah ke makam Rasulullah. Untuk menjawab kerinduan Anda, silahkan klik Instagram | Facebook.

Post a Comment Blogger Disqus

 
Top