Mistikus Cinta

0

Di dalam Ihya `uluum ad-diin Imam Ghazali berkata bahwa puasa mempunyai tiga tingkatan, Shawm al-awwaam, puasanya orang-orang awam seperti kita, kemudian Shawm al-khawwaas, puasanya orang-orang yang saleh dan ikhlas, dan semoga Allah menjadikan kita termasuk ke dalamnya, serta yang ketiga adalah Shawm khawaas al-khawaas, puasanya para ulama yang benar-benar ikhlas dan seperti Sayyidina Bayazid al-Bistami (q), yang mengatakan, "Bagaimana aku datang kepada-Mu?" kemudian ia mendengar suara di dalam kalbunya "Tinggalkan dirimu dan datanglah kepada-Ku." Orang-orang khawaas adalah seperti itu dan mereka tidak mendengar pada hasrat diri mereka, mereka hanya mencari keridaan Allah.

Shawm al-awwaam adalah "kaf at-ta`m wal-faraj", menahan makan, minum dan syahwat. Dan puasanya orang khawaas adalah meninggalkan perilaku buruk termasuk ghibah. Kita sering sekali melakukannya walaupun kita meninggalkan makanan dan minuman. Kemudian puasanya orang khawaas al-khawaas adalah seperti Sayyidina Bayazid al-Bistami (q) yang meninggalkan hasrat buruknya demi Allah, meninggalkan segala sesuatu selain Allah ma siwa'llah.

Mawlana Shaykh Hisham Kabbani



https://mistikus-sufi.blogspot.co.id/p/donasi.html
Visit Donasi Mistikus Cinta

DMCA.com
Anda sedang membaca Tingkatan Puasa. Diizinkan copy paste untuk dipublikasikan: Tingkatan Puasa, namun jangan lupa untuk meletakkan link posting Tingkatan Puasa dari Blog Mistikus Cinta sebagai sumbernya, apabila tidak mau menyebut sumber dari BLOG. Mohon jangan COPAS. Jika menurut anda artikel ini bermanfaat mohon bantu share. Untuk menyambung tali silaturahmi silahkan Liked FB Fanpage Mistikus Cinta - Follow Twitter @Mistikus_Sufi - Ikuti dan Share Channel Telegram @mistikuscinta. Terima kasih.

Post a Comment Blogger Disqus

Komentar diseleksi terlebih dahulu sebelum ditampilkan.

 
Top