Mistikus Cinta

0
Kopi merupakan minuman yang sangat nikmat disajikan disegala kondisi. Kopi juga memiliki cita rasa yang khas yang sangat melekat dilidah penikmatnya. Kopi juga terbukti mengandung unsur yang bisa menolak rasa kantuk dan ini sangat berfaedah sekali bagi orang yang melakukan aktifitas malam hari.

Namun taukah Anda bahwa Kopi adalah minuman para SUFI?? Dan taukah anda bahwa para Ulama yang berkomentar tentang Kopi. Diantara ulama yang kami temukan komentarnya dalam kajian seperti yang di Kutip oleh Al Allamah Abdul Qodir Bin Muhammad Al Jaziry dalam kitabnya "'Umdatu As shofwah Fi Hukmil Qohwah"; "Banyak ulama yang berfatwa mengenai Hukum Kebolehan meminum Kopi seperti Syidi Syekh Zakariya Al Anshori, Syidi Syekh Abdurrohman Bin ZiyadSyidi Syekh Zarruq Al Maliki Al Maghribi, Syidi Syekh Abu Bakr Bin Salim Attarimi, Syidi Syekh Abdulloh Al Haddad."

Nama-nama yang telah disebut diatas merupakan tokoh-tokoh besar sufi. Tidak hanya berfatwa bahkan banyak juga Ulama yang telah mengarang Kitab yang isinya membahas Khusus mengenai Hukum Kopi dan faidah Meminum kopi diantaranya Sayyid Al Allamah Abdurrohman Bin Muhammad Al Aidrus dalam risalah Inusi As Shofwah Bianfusi Al Qohwah, juga Al Imam Al Faqih Syekh Bamakhromah mengarang syair tentang kopi yang syairnya di komentari oleh banyak ulama, lalu dari Indonesia juga ada Al Allamah Syekh Ikhsan Jampes Kediri dalam kitabnya Irsyadul Ikhwan fi Syurbil Qohwah Wa Addukhon, juga Syekh Abdul Qodir Bin Syeh dalam kitab Shofwatu As Shofwah Fi Bayan Hukmil Qohwah. Juga dijelaskan dalam kitab Tarikh Ibnu Toyyib mengenai keutamaan Kopi. Dan banyak lagi ulama yang menjelaskan tentang kopi.

Pasti kita penasaran kenapa para Ulama bahkan Para Sufi mengistimewakan Kopi??. Coba kita lihat komentar Al Imam Ibnu Hajar Al Haitami;

ثم اعلم ايها القلب المكروب أن هذه القهوه قد جعلها اهل الصفاء مجلبة
للأسرار مذهبة للأكدار وقد اختلف في حلها اولا وحاصل ما رجحه ابن حجر في
شرح العباب بعد ان ذكر أنها حدثت في اول قرن العاشر . ان للوسائل حكم
المقاصد ،فمهما طبخت للخير كانت منه وبالعكس فافهم الأصل

"Lalu ketahuilah duhai hati yang gelisah bahwa kopi ini telah dijadikan oleh Ahli shofwah (orang-orang yang bersih hatinya) sebagai pengundang akan datangnya cahaya dan rahasia tuhan, penghapus kesusahan. Sementara para ulama berbeda pendapat akan kehalalannya alhasil yang di unggulkan oleh Ibnu Hajar dalam kitab Syarhul Ubab setelah penjelasan bahwa asal usul kopi di awal Abad sepuluh hijriyah memandang dari Qoidah 'bagi perantara menjadi hukum tujuannya' selama Kopi ini dimasak untuk kebaikan maka mendapat kebaikannya begitu juga sebaliknya maka fahami asalnya."

Begitu juga hasil penelitian saya juga selama di Yaman khususnya yang saya lihat sendiri di daerah Mukalla, Tarim, Sihr dan Seiyun ketika saya menghadiri Majlis-Majlis Ilmu, ba'da tarawih ataupun Majlis Sholawat dan Hadroh saya mendapati semuanya menghidangkan Kopi sambil membaca Qosidah. Memang jelas sekali bahwa Ulama Sufi ketika menikmati kopi tiada lain adalah agar supaya bisa menolak rasa kantuk jika akan beribadah dan menjadikan tubuh bersemangat untuk berdzikir kepada Allah S.W.T.

Dalam Diwan Syekh Bamakhromah beliau berkata;

"Dalam gelas kerinduan itu membuat orang yang meminumnya berada dalam tingkatan para perindu dan memakaikannya pakaian ahli pecinta dalam kedekatan kepada Allah bahkan jika seandainya diminum oleh seorang Yahudi maka niscaya hatinya akan mendapatkan tarikan hidayah dan inayah Tuhan."

Dan Al Habib Abdurrohman Shofi Assegaf mengatakan;

"Ini semua menunjukkan bahwa kopi yang di siapkan oleh para Sufi ini esensinya untuk menarik hati kepada Allah SWT maka pahamilah isyarah dan bedakan antara setiap argumentasi"

Imam Ahmad Assubki juga berkata;

قال احمد بن علي السبكى ; واما منافعها يعني القهوه تقريبا ... فالنشاط
للعبادة والأشغال المهمة وهضم الطعام وتحليل الرياح والقولنج والبلغم
كثيرا

"Kopi manfaatnya yaitu kira-kira untuk membuat semangat ibadah dan pekerjaan penting juga menghancurkan makanan, agar tidak masuk angin dan menghilangkan dahak yang banyak."

Adapun Yang Mengkritik Haram mengenai penamaan Qohwah dalam bahasa Arab (kopi) dianggap mirip dengan nama Khomer maka Ulama memberikan jawaban dalam kitab inasus Shofwah sebagai berikut;

"Penamaan Qohwah bagi sebagian orang dianggap menyerupai nama Khomer, tentu tuduhan ini tidak mendasar karena tidak harus kesamaan nama juga menunjukkan sama maknanya, bahkan para Sholihin dan Shadat membuktikan bahwa kopi digunakan untuk beribadah kepada Allah S.W.T."

Dalam Tarikh Ibnu Toyyib dikatakan

يا قهوة تذهب هم الفتى # انت لحاوى العلم نعم المراد
شراب اهل الله فيه الشفا # لطالب الحكمة بين العباد
حرمها الله على جاهل # يقول بحرمتها بالعناد

"Kopi adalah penghilang kesusahan pemuda, kau bagi para pencari ilmu merupakan paling enaknya keinginan. kopi adalah minuman orang yang dekat pada Allah didalamnya ada kesembuhan bagi pencari hikmah diantara manusia. Kopi diharamkan bagi orang bodoh dan mengatakan keharamannya dengan keras kepala." (Umdatus Shofwah Hal, 174)

Kesimpulannya Kopi merupakan minuman para Sufi yang digunakan untuk Taqorrub kepada Allah S.W.T yang mana memiliki banyak faidah baik secara Rohani ataupun Medis.

TARIM 21 DZULQO'DAH 1436 H.

Oleh : Moh Nasirul Haq
MAHASISWA IMAM SHAFIE COLLEGE MUKALLA YAMAN



https://mistikus-sufi.blogspot.co.id/p/donasi.html
Visit Donasi Mistikus Cinta

DMCA.com
Anda sedang membaca Kopi (Qohwah) Minuman Para Sufi. Diizinkan copy paste untuk dipublikasikan: Kopi (Qohwah) Minuman Para Sufi, namun jangan lupa untuk meletakkan link posting Kopi (Qohwah) Minuman Para Sufi dari Blog Mistikus Cinta sebagai sumbernya, apabila tidak mau menyebut sumber dari BLOG. Mohon jangan COPAS. Jika menurut anda artikel ini bermanfaat mohon bantu share. Untuk menyambung tali silaturahmi silahkan Liked FB Fanpage Mistikus Cinta - Follow Twitter @Mistikus_Sufi - Ikuti dan Share Channel Telegram @mistikuscinta. Terima kasih.

Post a Comment Blogger Disqus

Komentar diseleksi terlebih dahulu sebelum ditampilkan.

 
Top