Mistikus Cinta

0

Setiap orang yang datang ke Madinah adalah apa? Mereka adalah tamu. Tuan rumah, apa yang dilakukannya? Beliau menjadi tuan rumah bagi mereka, dan beliau tidak membeda-bedakan apakah mereka orang Arab atau bukan. Jika kita membicarakan seorang Arab biasa, atau seorang Muslim, jika ada tamu yang datang ke rumahnya, apa yang ia lakukan? Ia akan menjamunya selama 3 hari tanpa meminta apa-apa. Tamunya bisa tidur, makan, dan minum apa saja. Jadi bagaimana dengan Nabi (saw)? Orang-orang datang dari segala penjuru dunia untuk mengunjunginya. Mereka adalah tamu dan Nabi (saw) akan mengakomodasi setiap orang di antara mereka. Beliau akan memberi mereka apa yang mereka perlukan. Dan setiap orang mempunyai kebutuhan yang berbeda-beda satu sama lain. Dan Nabi (saw) dapat melihat mereka semua sekaligus pada waktu yang sama. Ketika mereka memasuki Madinatul Munawwarah, ketika mereka memasuki Baabu ‘s-Salaam, beliau (saw) menyambut kedatangan mereka. 


Shaykh Hisham Kabbani
4 Februari 2016

Sumber: FB Naqshbandiyya Nazimiyya



https://mistikus-sufi.blogspot.co.id/p/donasi.html
Visit Donasi Mistikus Cinta

DMCA.com
Anda sedang membaca Tamu Nabi Muhammad SAW. Diizinkan copy paste untuk dipublikasikan: Tamu Nabi Muhammad SAW, namun jangan lupa untuk meletakkan link posting Tamu Nabi Muhammad SAW dari Blog Mistikus Cinta sebagai sumbernya, apabila tidak mau menyebut sumber dari BLOG. Mohon jangan COPAS. Jika menurut anda artikel ini bermanfaat mohon bantu share. Untuk menyambung tali silaturahmi silahkan Liked FB Fanpage Mistikus Cinta - Follow Twitter @Mistikus_Sufi - Ikuti dan Share Channel Telegram @mistikuscinta. Terima kasih.

Post a Comment Blogger Disqus

Komentar diseleksi terlebih dahulu sebelum ditampilkan.

 
Top